Supply Chain Management System Malaysia: Mengelola Siklus Supplier-to-Warehouse
Supplier-to-warehouse melibatkan purchasing, delivery, receiving, dan inventory update. Supply Chain Management System Malaysia membantu menghubungkan tahap tersebut.
Supplier order menjadi referensi receiving.
Actual quantity dapat dibandingkan dengan purchase expectation.
Inventory kemudian diperbarui berdasarkan barang yang benar-benar diterima.
Bagi perusahaan yang ingin meningkatkan inbound control, integrated system membantu supplier-to-warehouse process lebih traceable.
